Header Ads Widget

Mana Yang Terbaik, Investasi Kripto Atau Saham?

Investasi kripto atau saham

Mana yang terbaik, investasi kripto atau saham? - Dalam beberapa tahun terakhir ini, cryptocurrency atau yang lebih dikenal denhan mata uang kripto telah menjadi pembahasan yang bukan hanya saja di kalangan investor, namun juga masyarakaat dunia pada umumnya. 

Berdasarkan catatan Bloomberg, nilai total mata uang kripto sampai saat ini lebih dari $2 triliun. Dan dari sekian banyak mata uang kripto yang beredar, Bitcoin, yang paling terkenal dari semua mata uang kripto ada, bitcoin ini bernilai lebih dari $800 miliar saja, menurut CoinMarketCap.com.

Kepopuleran mata uang kripto selama beberapa tahun terakhir ini, telah mendorong investor berbondong-bondong menginvestasikan dana mereka ke aset digital ini, meskipun mereka masih memiliki sedikit informasi tentang kripto, namun mereka tetap meyakini bahwa kripto adalah instrumen yang menjanjikan untuk berinvestasi.

Banyak investor mendiskusikan terkait penempatan ekuitas (saham) dalam portofolio mereka sebagai akibat dari ledakan pertumbuhan kripto. Namun, kripto dan saham berbeda dalam beberapa hal. Dan yang paling mendasar adalah, Kripto tidak memiliki dukungan apa pun. Sementara saham secara efektif merupakan bukti sebuah kepemilikan perusahaan yang didukung oleh aset dan arus kasnya.

Saat membeli Cryptocurrency, ini hal penting untuk kamu ketahui, yaitu apa yang menyebabkan kamu mau membeli kripto, dan bagaimana jika dibandingkan dengan investasi lain yang lebih umum, seperti saham misalnya, dimana isntrumen ini sudah terbukti.

Pilih mana, berinvestasi dalam saham atau kripto?

Investor yang bijaksana akan selalu meluangkan waktu untuk menginformasikan diri mereka sendiri tentang investasi mereka. Sangat penting bagi mereka untuk mempertimbangkan bahaya, keuntungan, dan elemen investasi yang akan mempengaruhi keberhasilannya. 

Jika mereka kehilangan data dan informasi yang relevan, maka mereka tidak bisa mendapat kesimpulan yang seimbang. Tanpa informasi, investasi lebih menyerupai sebuah permainan perjudian, mereka hanya akan menebak-nebak saja akibat dari tidak adanya informasi yang jelas.

Pada postingan kali ini Kami mencantumkan detail utama tentang saham dan mata uang kripto yang perlu kamu ketahui, jika suatu saat kamu mau menjadi seorang  investor.

Saham

Saham merupakan bagian aset berharga yang bisa memberikan bukti kepemilikan atas perusahaan. Jika kamu memiliki saham maka kamu bisa menjadi Investor dan memiliki klaim atas arus kas dan aset perusahaan. Saham inilah yang berfungsi sebagai dasar untuk menilai seberapa besar investasi kamu atas perusahaan.

Harga suatu saham sendiri fluktuatif atau berubah-rubah setiap saatnya, hal ini ditentukan berdasarkan kondisi pasar, baik itu pasar dalaam negeri, pasar regional maupun pasar internasional. Penyebab harga saham mengalami fluktuasi, hal ini juga dikarenakan para pelaku pasar memproyeksikan kesuksesan masa depan perusahaan, inilah salah satu alasan mengapa harga saham berfluktuasi.

Terlepas dari kemungkinan apakah investor tertarik sangat tertarik dengan saham dalam waktu dekat, harga saham sebagian besar bergantung pada kemampuan perusahaan untuk meningkatkan pendapatan dalam jangka panjang. Dengan kata lain, saham tumbuh dari waktu ke waktu sebagai akibat dari kinerja bisnis yang mendasarinya.

Agar saham bisa menjadi instrumen investasi yang menguntungkan, maka kinerja bisnis yang mendasarinya harus bisa menunjukan peningkatan nilainya dari waktu ke waktu.

Cryptocurrency /Mata uang kripto

Cryptocurrency yang paling populer saat ini adalah Bitcoin dan Ethereum, Cryptocurrency seringkali kekurangan dukungan fisik. Penggunaan mata uang kripto ini, mungkin hanya bisa digunakan untuk melakukan tugas tertentu, seperti mengirimkan uang ke orang lain atau mendorong kontrak pintar pada saat salah satu kriteria tertentu terpenuhi.

Mengapa harga kripto berfluktuasi?. Hal ini di karenakan aset atau arus kas tidak mendukung mata uang kriptp, satu-satunya faktor yang mempengaruhi nilai mata uang kripto adalah sentimen pasar. Harga sering berfluktuasi secara drastis saat suasana hati berubah. Akibatnya, orang hanya menggunakan mata uang kripto dengan dasar keyakinan bahwa nilainya akan meningkat di masa depan; tentunya kita sadar bahwa inni sebagai "teori investasi bodoh yang lebih besar."

Saat kamu menjual koin kripto ke pihak ketiga, maka kamu harus bisa mengembalikan investasi awal kamu. Dan itu hanya bisa untung ketika kondisi atau situasi pasar mengalami peningkatan kepercayaan daripada kamu.

Keuntungan dan Kekurangan Berinvestasi Kripto di Banding Saham

Keuntungan investasi kripto di banding saham

  • Mereka tidak terpusat: Salah satu daya tarik utama crypto bagi beberapa investor adalah sifatnya yang terdesentralisasi. Kripto tidak dikelola oleh bank sentral atau pemerintah, yang secara rutin mencetak uang dan mempengaruhi nilai mata uang fiat seperti euro atau dolar AS. Beberapa investor menyebut cryptocurrency sebagai “emas digital” karena mereka percaya itu akan melindungi mereka dari inflasi.
  • Potensi keuntungan yang tidak proporsional: Investasi mata uang kripto berpotensi memberikan cuan yang sangat besar. Banyak cryptocurrency yang mengalami kenaikan harga yang sangat besar sejak rilis awal mereka. Keuntungan ini tentunya menjadi daya pikat utama cryptocurrency, namun demikian ini juga mempunyai potensi pertumbuhan harga yang mengakibatkan tingkat risiko yang substansial.
  • Meningkatnya jumlah cryptocurrency: Pada awalnya mata uang kripto, hanya ada beberapa saja yang bisa diakses sebagai instrumen investasi, namun seiring dengan banyaknya permintaan spekulatif telah mengubahnya. Sampai saat ini terdapat lebih dari seribu kripto bisa kamu pilih sebagai alat investasi, dan itu akan mengeluarkan kripto-kripto baru secara teratur.

Kekurangan investasi kripto di banding saham

  • Volatilitas ekstrim: Sampai saat ini Cryptocurrency telah menunjukkan volatilitas yang signifikan dalam sejarah terbaru mereka. Harga perdagangan kripto ditentukan oleh keinginan trader karena tidak ada dukungan apapun. Tidak butuh waktu lama untuk menciptakan kekayaan namun juga mudah untuk menghancurkanya, dan kamu tidak pernah tahu seberapa besar fluktuasi ini nantinya.
  • Risiko terhadap keamanan siber: Meskipun sistem keamanan dari mata uang virtual yang satu ini dipuji oleh para pendukung bitcoin dan yang lainnya, namun nyatanya masih ada beberapa kasus peretasan mata uang kripto yang cukup signifikan. Pengembalian hasil uang curian seringkali sulit dilakukan, pada saat sistem terkena serangan siber.
  • Risiko regulasi: El Salvador merupakan salah satu negara yang telah melegalkan penggunaan Bitcoin, tetapi banyak juga pemerintah negara lain jauh lebih berhati-hati untuk menggunakan mata uang kripto sebagai alat pembayaran yang sah. Di Cina misalkan, mereka benar-benar melarang penggunaan transaksi mata uang ini, dan masih banyak pula negara lain yang bersikap sama dengan Cina.

Keuntungan investasi di Saham

  • Memiliki Rekam jejak terpercaya dalam pengembalian investasi: Dalam jangka panjang, saham memiliki rekam jejak yang terbukti menghasilkan pengembalian investasi yang solid., S&P 500 mengembalikan sekitar 10%. Meskipun saham secara historis aman untuk disimpan untuk jangka waktu yang lama, mereka bisa bergejolak dalam waktu dekat.
  • Memiliki nilai intrinsik: Saham adalah bukti kepemilikan di sebuah perusahaan, sehingga dengan demikian, pertumbuhan perusahaan yang mendasarinya menentukan berapa banyak nilai saham akan naik dari waktu ke waktu. Perusahaan memiliki sumber daya yang menyediakan arus kas dan pendapatan bagi investor, menghasilkan apa yang dikenal sebagai nilai intrinsik.
  • Dapat diakses: Penghapusan biaya perdagangan oleh banyak broker internet telah membuat investasi saham lebih mudah dari sebelumnya. Kamu bisa memilih dana indeks untuk membeli portofolio saham yang seimbang atau berinvestasi pada saham individual. Dengan bantuan dana indeks, yang membantu menekan biaya, Kamu masih bisa memulai membangun portofolio yang luas bahkan jika Kamu tidak memiliki banyak uang sekalipun.

Kekurangan Berinvestasi di Saham

  • Volatilitas: Saat berinvestasi dalam dana indeks yang memiliki beragam aset, saham memiliki volatilitas yang lebih rendah daripada cryptocurrency. Saham individu mungkin akan lebih bergejolak di banding cryptocurrency, tetapi biasanya tidak sebanyak itu. Karena volatilitas inilah, disarankan untuk menahan saham sebagai komponen strategi investasi jangka panjang. sehingga kamu akan memiliki waktu untuk memulihkan dari resiko kerugian sementara.

  • Kemungkinan keuntungan yang lebih kecil: Jenis lompatan spektakuler yang kadang-kadang terjadi dalam kripto mungkin lebih kecil kemungkinannya terjadi pada indeks saham besar seperti S&P 500. Saham secara historis hanya akan mengembalikan nilai investasi sekitar 10% dalam jangka panjang, ini berbeda denga nilai mata uang kripto, dimana bisa mengembalikan nilai investasi 10% hanya dalam jangka waktu satu hari.

Pertimbangan Lain Saat Berinvestasi dalam Crypto vs Saham

Time Horizon

Time Horizon atau Cakrawala waktu, merupakan pertimbangan waktu, kapan kamu harus bisa cuan dari suatu investasi, ini merupakan faktor penting. Semakin pendek jangka waktu kamu, maka semakin aman aset kamu, sehingga saat kamu membutuhkan dana atau cuan, akan tetap tersedia memenuhi kebutuhan kamu. Semakin tinggi volatil suatu aset, maka tidak cocok bagi mereka yang memiliki investasi aset dalam jangka waktu terbatas. Menurut para pakar investas mengatakan bahwa dibutuhkan waktu 3 tahun untuk mengatasi gejolak pada produk berisiko seperti saham.

Saham

  • Nilai saham sering tidak stabil, meskipun kurang bergejolak seperti halnya kripto. Saham individu jauh lebih fluktuatif daripada portofolio saham yang lain, ini diuntungkan dari diversifikasi. 
  • Saham lebih cocok untuk individu yang memiliki kemampuan untuk meninggalkan investasi mereka sendiri dan tidak memerlukan akses ke sana. Biasanya, semakin lama kamu mengendapkan investasi kamu, maka akan semakin besar pula pengembalian yang akan kamu dapat.

  • Mengingat kinerja saham jangka panjang yang cukup hebat, maka sebaiknyaa sebagian besar kepemilikan portofolio kamu harus terdiri dari banyak pilihan ekuitas, terutama jika kamu mengambil waktu hampir satu dekade sampai pada akhirnya kamu harus menggunakannya.
  • Jika kamu berinvestasi di reksa dana, kamu juga bisa mendapat potensi pengembalian yang cukup besar dengan berinvestasi di reksa dana yang terdiversifikasi secara luas dengan sedikit riset, seperti dana indeks S&P 500 mislnya. 

Mata uang kripto - Cryptocurrency

Disaat kondisi pasar yang tidak bisa diprediksi, begitu juga dengan cryptocurrency, sangat tidak terduga. Misalnya, pada tahun 2021, Bitcoin turun hingga mencapai setengah dari nilainya dalam beberapa bulan sebelum akhirnya nilainya kembali 100 persen. Trader bisa menghasilkan keuntungan dalam waktu yang relatif singkat jika mereka mau mengambil risiko. 

Membeli salah satu mata uang kripto paling murah sangat tepat sebelum terjadi lonjakan yang tinggi dan kamu bisa menjualnya dengan segera setelah kamu yakin bahwa kamu bisa mendapatkan keuntungan dua digit bagi para pedagang kripto dalam hitungan jam.

Mengingat risiko yang melekat pada kripto, misalnya bitcoin yang saat ini dikenal mempunyai kinerja terbaik, Kamu mengalokasikan hanya sebagian kecil dari keseluruhan portofolio kamu. Mungkin kamu bisa mempertimbangkanya untuk mengalokasikannya sekitar 5% atau bahkan kurang. Jika eksposur portofolio kamu terhadap cryptocurrency meningkat, maka kamu bisa mengalihkan lebih banyak dana ke saham agar bisa mengurangi keseluruhan risiko kepemilikan kamu.

Manajemen portofolio

Kamu tidak perlu memilih antara mata uang kripto atau saham ketika sekedar memilih cara bagaimana membuat portofolio kamu atau di antara jenis aset lainnya seperti halnya obligasi atau ETF. Semuanya itu akhirnya bermuara pada bagaimana menentukan portofolio kamu sesuai dengan toleransi risiko dan cakrawala waktu (time horizaon) Anda.

Kesimpulan

Sejak pertama kali diperkenalkan selama beberapa tahun sebelumnya, beberapa cryptocurrency atau mata uang kripto, telah mengalami kenaikan harga yang sangat besar, tetapi investor harus tau kenapa mereka investasikan ke kripto daripada pedagang lain secara membabi buta. Jika kamu memilih untuk berinvestasi dalam cryptocurrency, pikirkan tentang bagaimana hal itu selaras dengan profil risiko pribadi dan persyaratan keuangan kamu.

Investor bisa menghasilkan pengembalian nilai investasi yang baik, bahkan tanpa perlu kamu berinvestasi dalam cryptocurrency. Beberapa investor terkenal, seperti Warren Buffett, tidak akan menyentuh teknologinya. 

Meskipun kripto dan saham memiliki perbedaan yang signifikan, namun keduanya juga memiliki kesamaan untuk hal-haal tertentu. Baik cryptocurrency maupun saham merupakan pilihan investasi yang layak, dan keduanya bisa memberikan berbagai fungsi dalam portofolio Kamu. Terlepas dari mana yang akan kamu pilih, tetaplah untuk selalu waspadai atas risiko terkait dan lakukan riset kamu sendiri sebelum menentukan pilihan investasi kamu.

Artikel terkait: 

Post a Comment

0 Comments